Stop Polemik Penolakan Massa Tambang Emas Banyuwangi, Ibu Gubernur Peduli Masyarakat Jatim

Diposting pada tanggal 29 Februari 2020
Stop Polemik Penolakan Massa  Tambang Emas Banyuwangi, Ibu Gubernur Peduli Masyarakat Jatim

Pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2020 pukul 14.00 s/d 15.37 Wib bertempat di Gedung Negara Grahadi telah berlangsung kegiatan pertemuan dengan dengan Perwakilan Masa Aksi Tolak Tambang PT. BSI dan PT. DSI oleh gabungan masyarakat Pancer Banyuwangi, WALHI (Wahana Lingkungan Hidup) dan LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Surabaya dengan Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa M.Si. didampingi Wagub Jatiim dan sekda prov Jawa Timur dalam pertemuan tersebut menurut Kabakesbangpol Prov Jawa Timur, Drs. Ec. Jonathan Judyanto, MMT.  terbantahkan bahwa Gubernur menolak bertemu dengan warganya. Menurut Beliau menolak bertemu warganya adalah Bukan Type Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa , sepanjang yang sepengetahuan Bapak Jonathan, Ibu Gubernur memberikan waktunya untuk masyarakat Jawa Timur, bahkan gedung Negara Grahadi menjadi saksi bagaimana masyarakat Jawa Timur berinteraksi dengan beliau (Ibu Gubernur). “Ada suatu pengalaman yang tidak terlupakan dari salah satu penugasan yang beliau berikan,  ketika terdengar berita ada warga jawa Timur (TKI) yang berteriak teriak dibandara karena kehilangan barang bawaannya serta menyalahkan pemerintah provinsi Jawa Timur, beliau perintahkan agar mencari sampai ketemu dan kenapa bisa begitu, akhirnya ketemu juga ternyata beliau orang stres dan Ibu gub langsung perintahkan fasilitasi untuk pengobatannya, begitu perhatian dan cinta Ibu kepada masyarakatnya”, tutur Beliau.

Tambang Banyuwangi

Bapak Jonathan melanjutkan, “ Link berita bahkan ada yang bilang bahwa Khofifah lebih senang menonton bola daripada menemui masa aksi. Bukan seperti itu, pada saat yang bersamaan digelar Piala Gubernur merupakan proses yang dihasilkan dari proses yang panjang, bahkan pada aksi aksi berikutnya beliau perintahkan agar kami, Ka ESDM, Kabakesbangpol dan Kasatpol Polisi Pamong Praja untuk menerima karena tidak terjadi kesesuain waktu dengan masa aksi dengan Gubernur Jawa Timur, namun masa aksi tolak tambang tidak mau bertemu dengan kami dan harus Gubernur langsung, tentu saya menyesalkan adanya pemberitaan bahwa gubernur menolak bertemu dengan warganya seperti itu. Sebagai Gubernur, tentu harus memperhatikan dan mencermati hal ini karena ada masa aksi yang kontra terhadap penambangan emas di Bayuwangi tapi ada juga yang pro terhadap penambangan ini, pencabutan ijin tambang tentu tidak bisa dilakukan dengan serta merta karena dalam prosesnya banyak institusi dan kewenangan yang terlibat disana serta peraturan perundangan yang menjadi dasarnya,  Kadinas ESDM dapat  menjelaskan secara teknis prosedurnya mengenai hal ini, saya kira ini harus dipahami bersama, proses perjinan serta persyaratan perjinan tentunya juga melalui proses yang cukup panjang, oleh karena kita harus arif dan fair meletakkan posisi Gubernur dalam masalah ini”, Keterangan Beliau.  

“Oleh karenanya marilah kita hentikan pemberitaan pemberitaan yang seperti itu,  sehingga kalau menghendaki pencabutan ijin sebaiknya dilakukan sesuai prosedur sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku. dan saya berharap agar teman teman WALHI dan LBH untuk melihat secara langsung prosesnya dari hulu sampai Hilir di penambangan, sehingga bisa terkonfirmasi langsung dilapangan”. Demikian adalah penjelasan dari Kabakesbangpol Provinsi Jawa Timur terkait isu – isu penolakan masa aksi demo tambang emas di Banyuwangi yang beredar di media sehingga menyebabkan polemik  seharunsya tidak perlu terjadi.  

Sumber : https://kabartegas.com/tambang-emas-banyuwangi-stop-polemik-di-media/

Versi cetak

Related Keywords

banyuwangi, tambang emas, polemik


PEMANTAUAN ORANG DAN LEMBAGA ASING

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur (Bakesbangpol Prov. Jatim) menyelenggarakan kegiatan rapat koordinasi pemantauan orang...

PROGRAM KONTRA RADIKAL KEMBALIKAN PENYINTAS KELOMPOK RADIKAL KE IBU PERTIWI

Surabaya, 8 Agustus 2022. Ikrar NKRI dan pencabutan bai’at merupakan buah dari program kontra radikal yang telah dilakukan oleh kawan-...

Sarasehan Generasi Muda Indonesia Dalam Mencegah Perkembangan Radikalisme dan Terorisme

Pada tanggal 25 - 26 November 2021, Bakesbangpol Prov. Jatim menyelenggarakan kegiatan dalam rangka pencegahan perkembangan radikalisme dan ...

PENGEMBANGAN NILAI KEBANGSAAN MELALUI KEWASPADAAN DINI

Bakesbangpol mengelar Rapat Koordinasi Pengembangan Nilai Kebangsaan melalui Kewaspadaan Dini di Linkungan SMA/SMK pada 22 - 23 November 202...

SILAHTURAHMI DALAM RANGKA KOORDINASI PENANGANAN NARKOBA

5 November 2021 - Bapak Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur bersama Plt. Bidang Kewaspadaan telah melakukan silatur...

PELATIHAN FKDM TERKAIT POTENSI KERAWANAN SOSIAL DI JATIM

Pada 26 Oktober 2021, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur bersama dengan FKDM Provinsi Jawa Timur dan Dirintelkam Polda Jawa Timur mengadakan P...