PROGRAM KONTRA RADIKAL KEMBALIKAN PENYINTAS KELOMPOK RADIKAL KE IBU PERTIWI

Diposting pada tanggal 9 Agustus 2022
PROGRAM KONTRA RADIKAL  KEMBALIKAN PENYINTAS KELOMPOK RADIKAL KE IBU PERTIWI

Surabaya, 8 Agustus 2022. Ikrar NKRI dan pencabutan bai’at merupakan buah dari program kontra radikal yang telah dilakukan oleh kawan-kawan Satgaswil Jatim Densus 88 AT Polri bagi kawan-kawan penyintas kelompok radikal. Ikrar setia NKRI ini sebagai bentuk pembuktian pelaku individu dan kelompok untuk bersedia meninggalkan atau melepaskan diri mereka dari aksi dan kegiatan terorisme. Sekaligus menjadi pencerah kepada orang-orang di sekitarnya dan membantu pemerintah dalam menghambat proses penyebaran radikalisme di masyarakat.

Kawan-kawan penyintas kelompok radikal yang telah melakukan ikrar NKRI dan pencabutan baiat merupakan gabungan dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) berjumlah 15 orang. 

Kontra radikal menjadi penting, mengingat sudah mulai memudarnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga melalui ikrar NKRI dan pencabutan baiat tersebut telah dilakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai moral publik bangsa. Revitalisasi nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, maupun melalui konten-konten narasi tolenasi di media sosial sehingga perlu adanya sinergitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk terwujudnya masyarakat yang bertoleransi tinggi.

Sedangkan tujuan dari Ikrar NKRI dan pencabutan bai’at antara lain :

  1. Memberikan kekuatan moral terhadap warga masyarakat yg terpapar bahwa pemerintah mendukung keinginan mereka untuk kembali kepada cara hidup yg sesuai dengan Pancasila dan hukum yang berlaku di Indonesia
  2. Memberikan daya tarik kepada warga masyarakat yg lainnya yg menjadi anggota organisasi teroris untuk menunggalkan organisasi yang diikutinya serta mengikuti program ikrar NKRI

Semoga inisiasi ini dapat didukung oleh seluruh pihak dengan menjadi agen sosialisasi dalam menangkal radikalisme. Mari kita serukan kehidupan bermasyarakat yang damai dan bertoleran tinggi baik pada praktik kehidupan maupun melalui konten-konten positif di media sosial di mulai dari komunitas masyarakat paling kecil yaitu keluarga, lingkungan sekolah, kampus, kantor serta ruang publik lainnya.

Versi cetak

Related Keywords

anti radikalisme, pencabutan baiat., ikrar , nkri


Sarasehan Generasi Muda Indonesia Dalam Mencegah Perkembangan Radikalisme dan Terorisme

Pada tanggal 25 - 26 November 2021, Bakesbangpol Prov. Jatim menyelenggarakan kegiatan dalam rangka pencegahan perkembangan radikalisme dan ...

PENGEMBANGAN NILAI KEBANGSAAN MELALUI KEWASPADAAN DINI

Bakesbangpol mengelar Rapat Koordinasi Pengembangan Nilai Kebangsaan melalui Kewaspadaan Dini di Linkungan SMA/SMK pada 22 - 23 November 202...

SILAHTURAHMI DALAM RANGKA KOORDINASI PENANGANAN NARKOBA

5 November 2021 - Bapak Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur bersama Plt. Bidang Kewaspadaan telah melakukan silatur...

PELATIHAN FKDM TERKAIT POTENSI KERAWANAN SOSIAL DI JATIM

Pada 26 Oktober 2021, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur bersama dengan FKDM Provinsi Jawa Timur dan Dirintelkam Polda Jawa Timur mengadakan P...

Pembentukkan dan Pelatihan Tim Penyuluh Anti Radikalisme Angkatan IV

Malang, 13 Nopember 2020 - Bakesbangpol Prov. Jatim bekerjasama Kemenag, TNI dan Polda Jatim melaksanakan kegiatan Pembentukkan dan Pelatiha...

Sinergitas Bakesbangpol dan DPD FOKAN Jawa Timur

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur, Bapak Drs. Ec. Jonathan Judyanto, MMT menyambut baik kunjungan DPD FOKAN Jawa ...