Ajak Pemuda Cinta Nilai-Nilai Pancasila

Diposting pada tanggal 18 Oktober 2018
Ajak Pemuda Cinta Nilai-Nilai Pancasila

MADIUN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan bertajuk ”Pengembangan Gerakan Nasional Revolusi Mental, pada tanggal  17-18 September 2018 di Hotel Aston, Madiun. Tak kurang dari seratus pemuda menghadiri acara tersebut. Mereka berasal dari elemen pelajar SMA/SMK/MA, BEM/Mahasiswa/Menwa, dan Ormas Kepemudaan.

Tujuan dari acara ini adalah untuk merevitalisasi watak dan karakter bangsa (nation and charakter building) yang mengacu pada cita-cita persatuan, ketahanan, kemandirian dan keadilan serta kesejahteraan yang dijiwai nilai-nilai Pancasila, agama dan budaya bangsa. Selain itu, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) diharapkan bisa membangun karakter bangsa Indonesia dengan mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong berdasarkan Pancasila. Terdapat gugus tugas GNRM di tingkat Nasional, Kementerian/Lembaga, Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Gugus tugas tersebut melibatkan seluruh komponen bangsa, yaitu, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perguruan tinggi, dan lain sebagainya.

”Acara ini juga bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila agar dapat diaktualisasikan oleh setiap warga negara, dalam kedidupan berbangsa dan bernegara melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental,” kata Drs. Ec. Jonathan Judianto, MMT, Kepala Bakesbangpol Jawa Timur.

            Materi kegiatan disampaikan antara lain mengangkat tema “Penguatan Wawasan Kebangsaan” yang disampaikan Drs. Zaenal Arifin (Sekretaris Bakesbangpol Kab. Madiun). Selain itu, ada pula materi tentang “Membangun Karakter Bangsa” dari Mayjend TNI (Purn) Dr. Istu H. Subagio, SE, MM (Mantan Staf Khusus Panglima TNI). Selain itu, Brigjend (Mar) Suhono (Kepala Perwakilan Kementerian Pertahanan Provinsi Jawa Timur) diberi kesempatan menyampaikan topik “Membangun Kesadaran Bela Negara Bagi Masyarakat di Jawa Timur”. Sedangkan AKBP (Purn) Joko Wiswoto (mantan Kabag Analis Intelijen Polda Jatim) berbicara tentang ”Peran Generasi Muda Ikut Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Adapun Ucu Martanto, S.IP, MA  (Dosen FISIP UNAIR Surabaya), mengetengahkan soal “Substansi PERDA Penguatan Toleransi Kebhinnekaan di Jawa Timur”.

Kesimpulan yang bisa diambil dari kegiatan itu antara lain, bahwa gerakan revolusi mental dapat dilakukan dari hal yang sederhana tetapi memiliki dampak yang luas terhadap masyarakat. Secara khusus, memang tidak terdapat anggaran yang dialokasikan untuk program revolusi mental. Revolusi mental bukanlah proyek, tetapi sebuah gerakan, maka dibutuhkan aksi nyata bukan anggaran.

Revolusi Mental bukan jargon yang harus terus diteriakkan. Komitmen dan tindakan nyata dibutuhkan untuk memastikan Gerakan Nasional Revolusi Mental dapat berjalan dan berdampak positif pada pembangunan dan pembentukan karakter masyarakat Indonesia. Revolusi Mental yang digalakkan pemerintah bukan sekadar jargon yang harus selalu diteriakkan. (*)

Versi cetak

Related Keywords

pancasila, pemuda


Wujudkan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang Bermartabat

Surabaya (14/11/2019), Persiapan Pilkada 2020 serentak di Jawa Timur akan segera diselenggarakan, persiapan untuk menjamin kelancaran d...

Ormas Sebagai Mitra Pemerintah

Surabaya, pada hari Senin, 11 November 2019 bertempat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur, seluruh pejabat dan s...

Penghargaan Mitra Kerja Bawaslu Jawa Timur

Penyelenggaraan Pemilu 2019 lalu yang sukses dan aman di Wilayah Provinsi Jawa Timur. Bawaslu sebaga lembaga pengawas penyelenggaraan pemilu...

Kunjungan Aktivis Perempuan Tani

Surabaya, 14 Oktober 2019 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menerima kunjungan dari Aktivis Perempuan Tani yang merupakan sayap dari organis...

Meningkatkan Semangat Ormas dalam Mendukung Nawa Bhakti Gubernur Jawa Timur

Madiun, Pada hari Rabu sampai dengan Kamis  tanggal 25 sampai dengan 26 September 2019 lalu bertempat di Aston Madiun hotel & Confe...

Peran Ormas Perempuan Penghayat dalam Peningkatan Pembangunan

Batu, Pada hari selasa sampai dengan Rabu tanggal 13 sampai dengan 14 Agustus 2019 lalu bertempat di Kusuma Agro Resort & Convention Hal...